بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Memuat jadwal shalat...
Madrasah Literasi

Analisis Pemilihan Diksi dari cerpen Wattpad


Hello guys, kali ini saya akan membahas serta meneliti tentang diksi. Apa itu diksi? Diksi itu ialah pemilihan kata. Selain itu, diksi dapat diartikan pula sebagai gaya Bahasa, ungkapan-ungkapan pengarang untuk mengungkapkan sebuah cerita. Menurut saya sendiri, ilmu diksi ini ialah ilmu menulis yang paling sulit. Kenapa? Karena disinilah kita memakai imajinasi kita. Semua buku yang sudah kit abaca bakal terwujud dalam ilmu ini. Selain itu dzauq atau perasaan penulis juga ikut andil disini.

                Disini, saya akan mencoba untuk memaparkan sebuah cerpen yang pemilihan diksinya menurut saya kurang tepat.

Judul cerpen      : Who?

Penulis                 : Lulunaap

Penerbit              : Wattpad

Link cerpen         : https://www.wattpad.com/605867108-who-mos
Ringkasan Cerpen : Cerpen ini menceritakan seorang anak SMA kelas 10 yang pertama kali MOS atau Masa Orientasi Sekolah. Serena namanya. Di kelas barunya itu dia bertemu seseorang yang membuatnya panas dingin. ia pikir lelaki itu mirip JessNoLimit



               

                Paragraf 1 
Hari itu, hari pertama masuk sekolah. Tanggal 16 adalah tanggal dimana aku dan beberapa orang yang satu angkatan denganku berbaris di lapangan Bersama-sama.

Perbaikan diksi :
Sorotan cahaya matahari mulai mengenai bumi dan isinya. hangatnya mulai merambat ke pori-pori makhluk yang berada di bawahnya. Hari itu hari yang cocok untuk mulai bersekolah di sekolah yang baru. aku masih ingat, hari itu bertepatan dengan tanggal 16 juli 2008. Hari dimana aku dan beberapa orang seangkatanku berbaris di lapangan Bersama-sama.






Paragraf 2
Saat memasuki kelas, aku melihat ke kanan dan kiriku. Ada beberapa anak sedang mengobrol, diam, dan lain-lain.

Perbaikan diksi :
Kulangkahkan kedua kakiku untuk memasuki kelas XA, kelas baruku. Ku seret pandanganku ke sekeliling kelas, siapa tahu ada temanku yang satu kelas bersamaku. Namun ternyata tiada. hanya orang asing yang kulihat, ada beberapa anak laki-laki yang sedang bergerombol untuk mengobrol, mungkin mereka sudah saling kenal sebelumnya. Tak sedikit juga siswa yang diam menyendiri atau melakukan hal lainnya.
Share:

Analisis Sudut pandang Cerpen dari Wattpad & Storial.co



                Baik, temen-temen litera.. sudah berapa lama saya tidak posting? Mungkin sebulan lebih ya. Maaf baru kali ini saya memposting lagi. Kali ini kita akan menganalisis Sudut pandang dari sebuah cerpen. Sudut pandang merupakan cara penulis dalam menempatkan dirinya dalam sebuah alur cerita. Dalam menyampaikannya, penulis biasanya menggunakan beberapa macam teknik penyampaian. Adapun jenis-jenis sudut pandang adalah sebagai berikut :
1.       Sudut pandang orang pertama
a.       Tunggal
b.      Orang ketiga Jamak
2.       Sudut pandang Orang Ketiga
a.       Serba Tahu
b.      Terbatas
3.       Sudut pandang Campuran

Saya disini tidak akan terlalu banyak membahas jenis-jenis Sudut pandang. Temen-temen bisa search di google pasti banyak yang membahas tentang itu. Saya akan fokus pada analisis saya.

A.      Cerpen Pertama


Judul Cerpen     : Senja Diantara Mereka
Penulis                 : Ramandanvl
Terbitan               : Wattpad
Link                        : https://www.wattpad.com/433552893-senja-diantara-mereka
Sinopsis                : Kisah ini berkenaan tentang sebuah makna pertemuan dan hikmah perpisahan. Dimana si Anton yang sedang bermain bola di pesisir pantai yang menemukan seorang wanita cantik buta yang ingin sekali melihat senja. Awalnya Anton berburuk sangka terhadap si wanita, namun setelah duduk berdua menikmati senja, ia berubah pikiran, bahkan mendapatkan hikmah.

Analisis
                Analisis saya terhadap cerpen ini, bahwa si penulis menggunakan sudut pandang campuran. Alasannya karena diawal cerita ia menerangkan bahwa dia mempunyai sebuah cerita (berarti ia masuk cerita dengan kata “Aku”). Lalu di cerita selanjutnya si penulis menggunakan kata lain yaitu “Anton”

B.      Cerpen Kedua


Judul Cerpen     : Sapaan Masa Lalu
Penulis                 : Sango Dango
Terbitan               : Storial.co minggu, 1 july 2018 pukul 12.59
Link                        : https://www.storial.co/book/sapaan-masa-lalu/1
Sinopsis                : Cerita ini terkait dengan ekspresi kerinduan seseorang kepada pacarnya. Ia menceritakan betapa ia sangat tahu keseharian pacarnya. Namun tidak disebutkan kenapa mereka berpisah. Jika kalian teliti ceritanya dari awal sampai akhir kalian akan menemunkan jawabannya.
Analisis
                Temen-temen sudah jelas bisa menyimpulkan bahwa cerita ini memiliki sudut pandang orang pertama tunggal. Karena di awal ceritapun sudah memakai kata “Aku”


Sekian Analisis dari saya.. semoga bermanfaat :)


Share:

Contoh Analisis Latar Cerpen



Judul     : Lari dari Antum

Penulis : Kailila

Terbit    : 3 April 2018




A.      Sinopsis Cerpen

Ilmi, panggil dia begitu. Dia salah satu mahasiswi muslimah di Beijing. Dia baru saja menyelesaikan studi magisternya. Semua bermula dari sebuah surat yang terkirim ke alamat emailnya. Ia tidak terlalu menanggapi. Namun siapa sangka email itu akan jadi email paling berharga baginya.

Pada suatu siang, saat ia menghadiri seminar tentang manajemen Organisasi Lembaga Dakwah. Semua orang tertuju kepada sang moderator, termasuk Ilmi. Namun hanya ilmi yang berprasangka bahwa Azhar Ibrahim, si moderator itu melakukan ujub (sombong). Ia begitu tidak suka kepada Azhar. Sangat tidak suka.

Namun rupanya takdir memiliki jalannya. Pada malam hari, Murabbiyah Ilmi menelepon. Ia memberitahukan bahwa ada seorang pemuda yang hendak ta’aruf dengannya. Dan pemuda itu ialah Azhar Ibrahim. Ilmi yang mencoba untuk tersanjung seperti akhwat-akhwat lainnya, justru ilmi malah tiada rasa kepadanya. Mungkin karena kesan pertamanya yang buruk. Ia akhirnya harus menolak Azhar. Dan ia pun memutuskan untuk melanjutkan akademiknya ke China, menjauh dari Indonesia, terlebih dari Azhar.

Ilmi akhirnya sebentar lagi mencapai gelar doctoral. Di sebuah masjid china, tepatnya di masjid Huaisheng, ia sholat bersama Fatimah. Namun tiba-tiba ia kaget  melihat sekelompok backpacker yang sedang sholat. Dan ternyata imamnya adalah Azhar Ibrahim. Ilmi terpesona dengan suara takbirnya, suara takbir termerdu sedunia. Akhirnya pelarian Ilmi sudah mencapai finishnya. Dan ia teringat email 4 tahun lalu.



B.      Analisis Latar

1.       Latar Tempat

No
Kutipan
Latar Tempat
1
... Ikhwan itu menjadi moderator di topik tentang manajemen organisasi lembaga dakwah. Semua mata tertuju padanya, alih-alih kepada pemateri yang adalah ustadz termasyhur di kalangan aktivis, sepertinya ada sesuatu yang sangat mengesankan tentang ikhwan itu.
Di Sebuah tempat perkumpulan Lembaga Organisasi Islam
2
Tiba di kosan Riani malah harus mengerjakan laporan lagi, sebagai solidaritas mahasiswa tahap akhir, aku ikut begadang.
Di kosan Riani
3
Aku dan murobbiyahku mendengar derum motor Azhar Ibrahim menjauh dan segera ia bertanya
Di rumah
4
Di perjalanan pulang dari kampus, Pak Mulyadi menelepon
Di Jalan
5
Keluarga dan sejumlah ikhwah mengantarku ke pintu keberangkatan.
Di Bandara
6
Dari jauh aku dan Fengye melihat menara masjid Huaisheng, bentuknya serupa mercusuar,
Di Area Mesjid Huaisheng
7
Aku dan Fengye tidak sabar ingin sholat ashar di dalamnya. Aku melangkah memasuki masjid setelah melalui taman kecil hijau di hadapan pintu lengkung terakhir.
Di Area Mesjid Huaisheng



2.       Latar Waktu

No
Kutipan
Latar Waktu
1
Ada seorang ikhwan yang naik ke panggung siang ini, perawakannya kurus dengan lengan kemeja disinsing, meninggalkan kesan pekerja keras.
Siang Hari
2
iba di kosan Riani malah harus mengerjakan laporan lagi, sebagai solidaritas mahasiswa tahap akhir, aku ikut begadang.
Malam Hari
3
Aku dan Fengye tidak sabar ingin sholat ashar di dalamnya.
Sore Hari



3.       Latar Suasana

No
Kutipan
Latar Suasana
1
Sedangkan aku, aku dibuatnya merenung pagi dan malam.
Latar suasana hati si Ilmi Galau
2
Semua mata tertuju padanya, alih-alih kepada pemateri yang adalah ustadz termasyhur di kalangan aktivis, sepertinya ada sesuatu yang sangat mengesankan tentang ikhwan itu.
Latar Suasana Perkumpulan Kagum
3
Aku baru saja pulang bersama Riani dari desa lokasi penelitian, kami berdua kehujanan, kelaparan dan kelelahan.
Latar suasana si aku dan riani
4
Kali ini petir yang menyambar, pastilah aku salah dengar, “siapa, Kak?”
Latar Suasana si aku sedang kaget
5
Belakangan ini aku merasa penghakimanku dulu pada Azhar Ibrahim yang terlalu mempengaruhi semua penilaianku adalah hal yang tidak dapat dimaafkan.
Latar suasana hati si aku menyesal
6
Hatiku berdebar demi melihat menara itu, perpaduan Islam dan Cina, sungguh luar biasa.
Latar suasana hati si aku kagum
7
Detak jantungku seperti genderang, tidak mungkin keliru, tidak ada orang yang menyingsingkan lengan baju seperti itu.
Latar Suasana si aku sedang kaget





Demikian hasil analisis latar pada cerpen Lari dari Antum yang tersedia di blog annida. Semoga bermanfaat.



Catatan: Tulisan ini merupakan Tugas dalam Kelasa Menulis Online Madrasah Pena dengan materi "Meramu Latar Cerpen Yang Fiksi Agar Terasa Nyata" oleh Teh Tirani Rahma.


Share:

Analisis alur cerpen : "Darah Santri"



Tugas Madpen ke-5



Menganalisis Alur.

Judul Cerpen                     : Darah Santri, BTH2

Penulis                                 : Tazkia Royyan Hikmatiar

Terbitan                               : Pena Surga, Cetakan 1, Bandung



Cerpen ini mengisahkan tentang seorang  Aku, pimpinan pesantren pada zaman penjajahan yang berusaha untuk melawan para penjajah la’natullah. Ia beserta istri, anak perempuannya (Hasna Husniah Salsabila), Santri terbaiknya (Soekano), beserta santri yang lain terpaksa harus melakukan uzlah (mengasingkan diri) ke kawasan terpencil agar jauh dari para penjajah.

Namun tekanan tidak cukup sampai disana, terdengar kabar bahwa K.H. Mustafa (pimpinan pesantren lain) ditembak mati oleh penjajah. Hal itu menyebabkan para pimpinan pesantren yang lain mengadakan suatu pertemuan, termasuk si aku.

Si aku terpaksa harus meninggalkan anak dan istrinya untuk menghadiri pertemuan, namun saat ia pulang, ia terkejut karena penjajah bisa masuk ke rumahnya dan menembak mati isterinya. Hal itu dikarenakan Soekano memberontak dengan alasan untuk membiayai pengobatan ibunya. Akhirnya isteri si aku meninggal, dan santri terbaiknya itu harus dihukum mati.

Cerita berakhir dengan merdekanya kawasan itu dari para penjajah, walaupun harus mengorbankan banyak nyawa, termasuk nyawa seseorang yang sangat dicintai.



Analisis Alur : Alur Campuran

Identifikasi Alur :



1. Konflik

                “Suara pelatuk pistol itu memekakan telinga. Dia menarik pelatuk senjata apinya tanpa peringatan. Aku bergeming tiada sedikitpun rasa takut kepada mereka. Allah-lah pelindung kami. Aku menentang keras apapun yang berkaitan dengan Tauhid! Tidak akan semili pun aku bungkukkan tubuh ini untuk menyembah Tuhan mereka!” Cerita K.H. Mustafa di depan seluruh pimpinan pesantren.



2. Orientasi

                Aku kembali. bangunan kayu tempat berteduh para hewan jika hujan, tempat silaturahmi saat musyawarah para hewan di bawahnya berjajar membentuk sebuah kurva untuk melindungi sebuah bangunan yang para penjajah anggap sebagai markas pemberontakan kami. Masjid.

                Lelahku memudar seketika. Wanita mulia yang melayani suaminya dengan baik itu tengah menggendong seorang anak. Anank yang begitu cantik. Itulah mengapa kami menamainya Hasna Husnia Salsabila. Dua nama awal itu berarti cantik. Kami berharap, tidak hanya cantik parasnya, namun juga hatinya, dan membuat nyaman semua orang yang melihatnya serta dapat menjaga diri dari kejamnya para penjajah.



3. Pemunculan masalah

                Panggilan jihad pun emnggema ke seluruh pelosok negeri, menusuk hati. Membuat seluruh hati dimakan ambisi. Berita itu membuat kami marah. Saudara kami adalah kami. Sakit saudara kami adalah sakit kami. Rasa sakit itu mendera kami saat K.H. Mustafa ditembak mati.



4. Konflik utama

                Salah satunya aku mengenalnya. Soekano! Tapi siapa lelaki yang satunya? Dia memegang senjata api di tangannya. Siapa yang sedang ia todong? Kucoba melihta lebih jauh. Celaka! Aku sangat mengenalnya! Moncong senjata itu mengarah pada punggung seorang perempuan yang pastinya sedang melindungi Salsabila. Istriku!



5. Penyelesaian

                Tangis haru membucah pada hari itu. Hari dimana kami berjuang dengan berkorban, dan berkorban untuk sebuah kemerdekaan. Kami mencapainya, langit telah membalasnya dan Allah telah mengabulkannya. Merdeka!
Share:

Analisis Tokoh Cerpen : "Penerus"



Oke guys, kali ini saya akan membawakan salah satu cerpen dari storial.co yang mana cerpen ini akan saya bedah terkait tokoh penokohannya.

Berikut link cerpennya : https://www.storial.co/book/penerus/1



Judul Cerpen : Penerus

Tanggal Terbit : Jumat, 27 April 2018 pukul 22.42 WIB

Penulis : Trisnadrew




                Cerpen ini mengisahkan tentang seorang anak sulung pewaris Istana yang muak terhadap rumahnya. Ia lebih suka keluyuran dengan rakyat jelata. Ibunya pun benci terhadap si sulung itu. Namun berbeda dengan sang adik laki-laki. Ia sangat ambisius untuk menjadi pewaris tahta



Analisis

Tokoh : 

1.       Lucita

Penokohan : Protagonis

Sifat : Tidak suka bermewahan, berandal

2.       Ibu Lucita

Penokohan : Antagonis

Sifat : Licik, Sombong

3.       Adik Lucita

Penokohan : Antagonis

Sifat : Ambisius

4.       Sekretaris Lucita

Penokohan : Figuran

Sifat : Penurut, tidak pandai berbohong

5.       Penjaga

Penokohan : Figuran
Share:

Analisis Tema Cerpen




Analisis cerpen dari M Faruq Alghifari, bahwa cerpen ini bertemakan "Kerusakan Lingkungan"

Identitas cerpen :
                            Judul : Belajar Menggambar Ibu Kota
                            Penulis : Rizky D Akbar
                            Terbitan : Koran Pikiran Rakyat
                            Waktu terbit : Minggu (Kliwon) 15 April 2018 / 28 Rajab 1439 H

Share:

Komentar KH. Dr. Jeje Zaenudin terhadap puisi 'nyeleneh'



Dilansir dari persis.or.id, Beredarnya video puisi Sukmawati di media sosial, membuat para tokoh agama Islam angkat bicara untuk meluruskan apa yang disampaikan olehnya dalam puisi.
Salah satu tokoh berpengaruh di Persatuan Islam, KH. Dr. Jeje Zaenudin, mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh Sukmawati merupakan refleksi keawamannya terhadap agama Islam.
“Itu mencerminkan keawaman dia tentang agama, khususnya Islam. Dengan terus terang ia mengungkapkan kejahilannya tentang apa itu syariat, apa itu azan”, ungkap Jeje, Selasa (03/04/2018).
Jeje meneruskan, kewajiban orang yang jahil harusnya mau belajar, bukan buat puisi.
“Sangat disayangkan, di usia senja seperti masih menikmati keawaman dan kejahilan”, tambahnya.
Meski demikian, Jeje mendoakan semoga Allah memberi ampun, memberi taufiq dan diwafatkan dalam khusnul khatimah.
“Semoga ia bertaubat menyesali keawamannya sehingga bisa meninggal khusnul khatimah”, pungkasnya. (HL/TG)

Share:

PERSIS : AKSI SILATURAHMI AKBAR AKAN DIGELAR!!



Pameungpeuk,- Tahun 2018 barulah memasuki bulan februari. Namun, akhir-akhir waktu ini, masalah di bumi pertiwi ini semakin melambung tinggi. Dimulai dengan pelecehan terhadap agama, diskriminasi ulama, bangkitnya Partai Komunis Indonesia dan yang terakhir, yang membuat was-was seluruh masyarakat, yakni teror pembunuhan terhadap ulama berbagai ormas yang ada di indonesia. Diawali dengan meninggal nya panglima Brigade Persis, Ustadz Prawoto, lalu kejadian di masjid At-Tawakkal 1 (Persis 13 Astana Anyar), lalu ustadz-ustadz yang ada di berbagai daerah pun ikut diserang, modus nya pun semua hampir sama, yaitu diserang oleh orang gila.

            Hal ini pun menjadi tanda tanya besar bagi semua kalangan, sehingga ormas islam pun tidak tinggal diam, salah satunya dari ormas Persis, yang akan menggelar Aksi Silaturahmi Keluarga Besar Persis. Acara ini akan diselenggarakan hari Sabtu, 24 Februari 2018.

            Acara yang akan bertempat di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat ini, akan diisi oleh berbagai kegiatan yang menarik dan sayang untuk dilewati, seperti Aksi Simpatik Ust Prawoto, Orasi yang salah satunya akan dibawakan oleh Ketua Umum PP Persis, Al-Ustadz KH. Aceng Zakaria, lalu Donor darah dan pengobatan gratis, penampilan Drumband, paduan suara, dan juga kegiatan menarik lainnya yang tak kalah serunya.

            Oleh karena itu, sangat rugi acara ini untuk dilewatkan, karena dengan digelarnya acara aksi ini, akan membuat semangat para pemuda dan pemudi, agar selalu sadar bahwa ancaman tidaklah mengenal kata waktu, usia, dan tempat.

Semoga dengan digelarnya acara ini nanti, akan membangkitkan ghirah seluruh umat agar tidak lupa dengan jihad, yang mungkin sebentar lagi akan di kobarkan di tanah air tercinta ini.

Wallahu ‘alam. (Rafa)





Oleh Rahas pada 18 Fe 2018, 20:54 WIB repost dari www.mishbahulislam.blogspot.com
Share:

Label

Recent Posts